Kebiasaan Saat Menulis di Blog dan Blogwalking


Image source: picjumbo.com

Kebiasaan lahir akibat adanya sebuah tindakan yang berulang.

Banyak kegiatan yang dilakukan sama oleh setiap orang, contohnya adalah makan, minum, berjalan, membaca, berbicara, dan lain sebagainya. Inti kegiatannya memang sama, tapi apakah sama persis satu sama lain? Tidak. Contohnya saja saat kita makan. Ada yang makan menggunakan sendok garpu, menggunakan tangan, menggunakan sumpit, dan sebagainya. Atau saat berjalan, ada yang berjalan dengan langkah cepat, ada yang pelan, ada yang sembari melihat layar smartphone, dan sebagainya. 

Uniknya, perbedaan tersebut muncul karena adanya kebiasaan yang diterapkan dalam diri seseorang. Sadar atau tidak, kita akan mengembangkan semacam pola tertentu dalam mengerjakan sesuatu, apapun itu. Mulai dari bangun tidur sampai akan tertidur lagi, semua pola tersebut telah tertanam dalam benak, siap untuk dilanjutkan lagi keesokan harinya. Jika polanya rusak, kita akan segera beradaptasi dengan mengembangkan pola baru atau berusaha memperbaiki pola yang rusak tersebut.

"We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit" -- Aristotle

Saya tertarik membahas ini karena saya menyadari bahwa beberapa kebiasaan saya ternyata ada yang (mungkin) tidak semua orang lakukan. Saya tidak akan menuliskan semuanya disini, hanya mengerucut pada aktivitas seputar blog saja, yaitu menulis artikel dan blogwalking.

Menulis adalah sebuah proses yang tidak mudah, tidak juga sulit. Kemampuan setiap orang dalam menuangkan hasil pikiran ke dalam sebuah tulisan juga beragam. Dimulai dari menangkap ide. Ide tulisan bagi seorang penulis tentulah sebuah harta karun mentah, yang mana harus diolah dulu sebelum akhirnya menjadi sebuah tulisan. Ide dikembangkan di otak, dan proses menangkapnya adalah sebuah usaha tersendiri. Mudah? Tergantung situasi dan kondisi. Bagi saya pribadi, ide bisa datang dari mana saja, biasanya dari tiga produk budaya populer: musik, film dan buku.

Saat mendapat ide tulisan, rasanya seperti ada yang menyalakan "lampu" di kepala saya. Imajinasi saya langsung mengambil alih, dan mengembangkan ide tersebut sedemikian rupa, sehingga terkadang saya harus menenangkan jantung yang berdegup keras karena terlampau girangnya mendapat ide. Dulu ide tersebut tidak pernah didokumentasikan, namun sejak saya tahu bahwa otak saya tidak mampu menyimpan banyak ide, maka sekarang saya selalu menulis ide apapun yang terlintas. Saya menyimpannya di smartphone agar lebih praktis.

Ide yang diendap tidak akan ada gunanya jika tidak diolah menjadi bentuk lain, dalam hal ini tulisan. Memulai aktivitas menulis bagi sebagian orang adalah hal yang berat, namun ada yang menganggapnya ringan. Saya adalah tipe pertama, yang setiap kali memulai menulis, seolah ada beban di pundak yang berat sekali, dan suara-suara dalam pikiran yang selalu berkata, "Udah, ngerjain yang lain aja, ngapain sih nulis? Ribet amat mesti buka-buka laptop segala." Begitulah. Pantas saja kalau saya ini mengkategorikan diri sebagai blogger yang tidak produktif menulis haha.

Jika tiba saatnya menulis, untuk melancarkan prosesnya, saya biasanya menyiapkan cemilan atau minuman favorit, dan mempersiapkan kondisi ruangan senyaman mungkin. Musik selalu menjadi pilihan utama untuk membangkitkan semangat menulis, sehingga saya selalu menetapkan satu lagu tertentu untuk didengarkan terus-menerus selama proses menulis. Pada masa-masa awal menulis di blog, saya menganggapnya hanya sebagai selingan belaka. Lama kelamaan, itu menjadi sebuah kebiasaan dan kebutuhan. Saya merasa sulit menuangkan kata demi kata jika tidak mendengarkan lagu favorit. Proses selanjutnya adalah menentukan tema tulisan dan mencari referensi terkait artikel yang akan saya tulis (quote, istilah, gambar, hingga sejarah singkat lagu yang sedang saya dengarkan), kemudian barulah menyatukan semuanya dalam satu artikel.

"If you are going to achieve excellence in big things, you develop the habit in little matters" -- Colin Powell

Lain proses menulis artikel, lain pula proses blogwalking. Berkomentar di blog orang lain bagi saya juga merupakan kegiatan menulis, sehingga prosesnya pun mesti spesial. Saya menemukan sebuah fakta: blogwalking di PC/laptop jauh lebih nyaman ketimbang via smartphone. Fakta ini menjadi kelemahan saya, dimana banyak blogger lain yang rajin blogwalking dengan media apapun dan dimanapun, sementara saya harus menunggu momen yang tepat untuk melakukannya. Jadi, mohon maaf untuk semua teman blogger di luar sana yang blog-nya kerap telat saya kunjungi (saya sangat berterima kasih jika kalian sudah berkunjung kemari dan meninggalkan jejak). Bukan bermaksud menyombong, murni karena saya ingin membaca postingan kalian dan berkomentar sepenuh hati dengan nyaman dalam suasana yang nyaman pula. Berbeda dengan proses menulis artikel, jika blogwalking, lagu yang saya dengarkan adalah lagu-lagu koleksi pribadi, tidak terbatas pada satu lagu saja.

Gustyanita Pratiwi (Nita) melalui postingannya yang berjudul "Supaya Pembaca dan Komentator Tidak Kapok Main ke Blog Kita" pernah menulis mengenai isu terkait pembaca dan komentator di blog:

...Perlakukan mereka sebaik mungkin, balas setiap komen yang masuk, dan jangan lupa berkunjung balik jika ada waktu luang.

Ah, kalimat itu sungguh benar adanya. Saya termasuk blogger yang tidak secepat kilat membalas setiap komentar yang masuk dan berkunjung balik, tapi jika waktu memungkinkan, saya pasti akan melakukannya. Akan tetapi, manusia tetaplah manusia, yang pelupa. Bisa saja ada blog yang saya lupa mengunjunginya. Sekali lagi, mohon maaf untuk itu. Saya akan berusaha menerapkan cara Nita menjamu komentatornya yang luar biasa banyak. Serius, saya selalu berdecak kagum manakala mengunjungi blognya dan mendapati komentar yang masuk sudah banyak sekali. Luar biasa. 

Kebiasaan berikutnya saat blogwalking adalah membaca artikel yang sedang saya baca lebih dari sekali, karena saya tertarik pada kalimat-kalimat yang unik dan menarik. Saya gembira jika mendapatkan kalimat yang saya cari, dan saya akan mengomentarinya dengan antusias, seantusias saya saat membaca balasan atas komentar tersebut. Ah, senang sekali rasanya ya jika komentar kita dibalas hehe. Setelah berkomentar, saya selalu mencatat di buku tersendiri, tanggal dimana saya melakukan blogwalking, berikut alamat blog dan judul artikel. Entahlah, apakah ada diantara kalian yang pernah melakukan hal serupa, atau jangan-jangan saya sendiri yang memiliki kebiasaan ini? :p

"If you create an act, you create a habit. If you create a habit, you create a character. If you create a character, you create a destiny" -- Andre Maurois

Itulah sekelumit kebiasaan terkait menulis di blog dan blogwalking yang saya lakukan. Bagaimana dengan kalian?

-Bayu-




Note: Musik jazz tidak selamanya harus dianggap "berat", karena ada subgenre jazz yang bisa coba kita nikmati sembari santai, salah satunya adalah smooth jazz. Tom Grant adalah salah satu musisi pengusung ini. Single-nya yang berjudul "Happy Feet" sangat cocok didengarkan sembari santai, dan lagu ini pula yang mengiringi saya selama menulis. Musik instrumental semacam ini sanggup membuat pikiran lebih tenang.
Image source: musicstack.com

69 komentar

  1. Kalo aku tiba-tiba dapet ide cemerlang tapi lagi gak didepan komputer, biasanya aku catet
    dinotes hp, sayangkan kalo ide brilliannya meluap begitu aja hhehe

    Wah kalo soal blog walking, aku lebih suka lewat hape nih Bay, soalnya bisa dilakuin kapan aja, kaya lagi nunggu antrian yang panjang terus dari pada ngeluh, ya mending aku pake buat blog walking, lumayan ampuh membunuh jenuh sekaligus menghibur hhe ○( ^皿^)っ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Vir, samaan kita berarti. Gua pernah soalnya ngerasain ngga nyatet sebuah ide, saat itu gua pikir memori otak gua bisa nyimpen idenya, eh tapi... eng ing eng, gua udah lupa, mau diinget-inget susahnya minta ampun. Bahkan kalo diinget sampe sekarang suka kesel sendiri hehe. That's why gua selalu nyatet ide yang terlintas di notes hape :D

      Duh, asli, gua paling sulit blogwalking via hape Vir, entahlah rasanya kurang sreg hehe. Gua tahu itu bisa berefek negatif sama keaktifan gua di dunia blog, tapi ya... emang gua udah sreg banget BW pake laptop :p

      Ih, lo keren Vir, sambil nunggu antrian bisa BW. Salut gua *two thumbs up for Vira* :D

      Hapus
    2. Saya setuju sama mb vira.. jika tiba2 sy menemukan ide untuk di tulis sementara sy tidak di depan laptop maka sebisa mungkin saya melakukannya via selular., kenapa? Karena jika tidak dilakukan segera maka nanti bisa saja akan lupa.. maklum faktor usia sob..dan kebetulan sy menggunakan aplikasi blogger for android.. tentu ini sangat membantu.

      Dan lagi2 sama seperti mb vira, bisa dikatakan 50% sy menggunakan android untuk blogwalking ke dunia maya..

      Hapus
    3. Satu lagi sob, bisa dijelaskan kalimat ini :
      "Kebiasaan lahir akibat adanya sebuah tindakan yang berulang"
      Maklum ilmu belum nyampai sob.. hihihik

      Hapus
    4. Satu lagi sob, bisa dijelaskan kalimat ini :
      "Kebiasaan lahir akibat adanya sebuah tindakan yang berulang"
      Maklum ilmu belum nyampai sob.. hihihik

      Hapus
    5. @Mas Rudi: Maksudnya "melakukan"? Apakah menulis langsung artikelnya via hape atau justru mencatat idenya lebih dulu di hape? Kalo mencatat ide, ya memang itu menurut saya penting sekali. Alhamdulillah kalo Mas masih ngelakuinnya. Tapi kalo langsung menulis artikel di hape, wah wah... meski pake aplikasi blogger for android sekalipun, kayaknya saya angkat tangan deh, nyerah haha.

      Dan untuk blogwalking, Mas termasuk yang seimbang ya? Bisa via laptop/PC atau via smartphone. Salut :D

      Hapus
    6. @Mas Rudi: "Kebiasaan lahir akibat adanya sebuah tindakan yang berulang" ini maksudnya tindakan yang kita lakukan berulang-ulang cenderung menghasilkan sebuah kebiasaan. Membaca koran setiap pagi, menonton televisi setiap malam sebelum tidur, itulah kebiasaan yang kita lakukan. Kurang lebih begitu penjelasannya. :D

      Hapus
  2. Bay, kebiasaan kamu yang nulis tanggal blogwalking trus nama blog dan judul artikelnya juga ditulis itu kereeeen. Aku senyam-senyum bacanya. Takjub. Postingan-postinganku yang kamu komen itu kamu 'dokumentasiin' ke dalam buku. Aku ngerasa kamu perhatian sama blog-blog yang udah kamu blogwalking-in. Memang bener-bener pembaca yang baik. Hohoho.

    Sama, aku juga termasuk tipe yang pertama. Menulis bagiku itu berat. Aku bisa nyelesain satu tulisan itu biasanya tiga hari. Maksudnya dicicil gitu. Hari pertama dapat idenya, dibikin kerangka ceritanya. Hari kedua cari-cari referensi yang terkait. Apalagi kalau mau bahas film. Hari ketiga baru deh mulai nulis. Hahaha. Lelet banget. Tapi tergantung sih, kadang kalau lagi patah hati, nulisnya sekitar 4-5 jam aja. Langsung jadi satu postingan. Tapi tetap aja sih lelet. Aku nggak bisa kayak orang yang begitu dapat ide langsung bisa ditulis. Huhuhuhu.

    Trus yang untuk dengerin lagu, kita sama, Bay. Ngedengerin lagu pas nulis postingan itu adalah hal wajib. Aku pernah nyoba nulis dalam keadaan sepi dan hening gitu, tapi malah nggak konsen. Pikiran jadi kemana-mana. Cuma bedanya aku nggak sekonsisten kamu dalam dengerin lagu. Kamu selalu dengerin satu lagu berulang-ulang untuk ngerjain satu postingan. Sedangkan aku kadang satu lagu, kadang lagu di playlist tertentu. Kalau mau bahas soal film, aku suka dengerin deretan soundtrack-nya. Tapi kalau misalnya lagi mau bahas soal satu lagu, aku dengerin satu lagu aja. Huhu. Nggak nentu gitu.

    Bw di PC memang lebih nyaman ya. Layarnya lebih besar daripada hape (yaiyalah, Chaaa). Cuman kalau ditanya soal sering dimana bw-nya, aku jawab sering di hape sih. Karena jarang-jarang nyalain laptop. Huhu. Dan jadi kebiasaan, kalau bw pasti sambil dengerin lagu. Sama kayak kamu. Rasanya seru aja kalau dilakuin sambil ada lagu yang nemenin kan :D

    Asiiik. Ada penggalan kalimat dari postingan Mbak Nita. Mbak Nita memang keren ya, Bay. Tamunya banyak trus dia bisa menjamu dengan baik. Mengunjungi dengan baik juga. Blogger yang ramah memang bikin para blogwalker (ini istilahnya aneh nggak sih hahaha) jadi betah buat main ke blognya. :)

    Kebetulan banget, aku lagi suka-sukanya sama musik instrumental. Ternyata seru buat didengerin pas nulis, bahkan di saat apapun. Aku lagi suka-sukanya sama Cries and Whispers, instrumental soundtrack dari film Oldboy. Trus Jay's Theme, instrumental dari film Slow West. Ini aku barusan download yang Happy Feet by Tom Grant ini. Instrumental yang rada ceria gitu ya, Bay. Memperbaiki mood buat nulis. Aku suka. Makasih ya udah secara nggak langsung rekomendasiin instrumental ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Comment lo mantap Cha, acungin jempol dulu buat lo :D

      Hehe, thank you, tapi itu sebatas kebiasaan aja kok, ngga tahu kenapa, emang pengen aja ngedokumentasiin. Awalnya karena biar ga lupa blog mana aja yang udah di-comment-in, lama-lama jadi kebiasaan. Iya Cha, semua nama blogger yang udah pernah gua datengin & comment ada kok, termasuk blog lo & postingan-postingannya, lengkap deh histori-nya hehe :)

      Hehe, samaan ya kita berarti, tipe yang pertama. Wah, salut deh, meski dicicil, pencarian referensinya ngga sembarangan. Toh hasilnya emang keren :) i like your own style of writing.
      Gua malah kadang draft disimpen lama, ampe lupa sendiri mau dikembangin kayak gimana hehe :p

      Yeah, toss dulu Cha, kita blogger yang wajib dengerin lagu kalo nulis haha. Ya, gua juga pernah nulis pas kondisi sepi, bawaannya jadi bingung mau nulis apaan. Kalo gua emang pengen dengerin satu lagu itu-itu aja pas nulis, biar lebih meresapi aja atmosfer lagunya. It's okay kalo lo milih muter beberapa lagu (termasuk soundtrack film, wah unik ini), sepanjang itu bisa ngebuat otak lo aktif mencari padanan kata demi kata di postingan. :)

      Haha, iya kalo layar PC/laptop lebih gede, tapi lo fleksibel, lewat hape pun masih sreg. Gua belom bisa :(
      iya Cha, kalo BW atau balesin comment (kayak sekarang ini), wajib juga hukumnya bagi gua untuk muter lagu hehe. Nah, alesannya sesuai sama yang lo bilang *toss lagi*

      Wah, Nita mah udah super duper keren. One of my favourite blogger, like you hehe. Nita bisa menjamu pengunjungnya dengan baik, jadi para blogwalker (istilah ini emang cocok kok hehe) betah maen ke blog dia.

      Lo lagi suka musik instrumental? Pas ya gua kasih Tom Grant :D
      Kalo yang lo sebutin itu mungkin maksudnya score music, yang sering dipake untuk ngiringin adegan. Gua malah belom pernah denger yang lo sebutin Cha hehe, tapi kalo score film-film yang gua suka, gua punya albumnya, dan emang sering didengerin kalo otak lagi kusut :p

      Wah, senengnya ada yang langsung download Tom Grant. Keren Cha musiknya dia, yang "Happy Feet" ini ceria tapi mengalun lembut. Gua seneng kalo ada yang suka juga sama musik yang sering gua taro di "note" :D

      Hapus
  3. Bner banget, kalau terlalu banyak menyimpan ide di kepala nanti yang ada bakalan terasa "riweuh" dan bingung untuk menulis yang mana dulu haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soalnya otak ini udah banyak "tugas" untuk nyimpen ini itu ya Wid, kalo ide yang ada di kepala berseliweran dan ngga didokumentasiin, yang ada itu ide dengan senang hati akan lenyap. Kalo masalah bingung mau nulis yang mana dulu, gua juga gitu tuh haha. Ujung-ujungnya gua dengerin dulu satu lagu, kalo lagunya udah bikin mood gua bagus, biasanya gua akan tahu apa yang mesti gua tulis. Gitu. :)

      Hapus
  4. Kebiasaan gue dalam menggali/menemukan Ide tulisan di blog juga cukup unik sekaligus ngeselin Bay. Waktu gue perjalanan Pulkam, atau sebaliknya. Malang-Madiun, pasti di perjalanan yang ngebosenin sama melelahkan itu sempat terbesit ide-ide liar buat tulisan.

    "Ah kayaknya bahas ini mantep nih di blog"
    "Ah ini juga keren"
    "DLL"

    Tapi waktu udah nyampe tempat, dan istirakat perjalanan. Pasti udah ngeblank semua. Feelnya juga udah nggak kuat. Nggak mungkin kan gue berenti waktu perjalanan, buat nulis ide-ide liar itu. Mending gas aja dah. Hahahahaha

    Bener banget, blogwalking emang lebih nyaman kalo dilakukan lewat PC/laptop. Lebih lega aja, soalnya juga ada beberapa blog yang templatenya belum terlalu responsive ketika dijalanin di Mobile. (Ya kayak blog gue) :(
    Lagian kalo di PC, ngetiknya lebih leluasa. Kalo di mobile, luama dan banyak typonya. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, senangnya ada nama lo muncul lagi di kotak comment hehe.

      Haha, itu emang unik dan ngeselin Ka. Sayang banget ya pas di jalan udah semangat-semangat dapet ide, tapi menguap akibat durasi perjalanan. Well, mudah-mudahan ide yang sempat lupa itu akan mampir lagi ke lo, jadi bisa didokumentasiin segera. :D

      Iya Ka, ada beberapa blog yang belum responsive. Gua malah belom pernah buka blog lo lewat hape :p
      Nah typo itu yang suka jadi batu sandungan gua juga kalo BW via hape hehe. Bener banget, keyboard di PC/laptop lebih luas dan nyaman.

      Hapus
  5. Kalau aku sendiri menemukan atau menggali ide untuk menulis itu sebenarnya gak ada. Ide itu datang dengan sendirinya aja sih. Bersamaan dengan momen yang saat itu pikiran kita sinkron, tertiba terlintas aja kenapa tidak topik tersebut dikonversikan menjadi sebuah tulisan lantas diupload di blog.
    Hanya saja, ketika ide tersebut ada masalah lain datang menghampiri. Seperti tanggung jawab lain lah, rasa malas lah. Ada ada saja yang membuat ide tersebut tertunda revolusinya menjadi sebuah tulisan yang bermanfaat.
    Akhirnya, ide tersebut melebur begitu saja bersama waktu yang berlalu. Lupa.

    Kalau aku sendiri, tak ada barang khusus yang harus ada ketika menulis selain laptop sih. Terpenting adalah suasana tersebut mendukungku dalam penulisan tulisan tersebut. Kondusif gitu deh. Tidak terlalu berisik, sepi juga tidak begitu.

    Bisa dibilang kebiasaan Mas Bayu ini unik dan keren loh. Unik karena ada ya kebiasaan blogwalking yang seperti itu. Setuju dengan statement Icha, sungguh pembaca blog setia yang baik. Keren dengan kekhasannya dalam menulis dan setiap tulisannya. Itu yang membuat saya suka dengan blog ini.

    Memang, setuju banget kalau blogwalking di PC itu lebih memudahkan dibanding smartphone. Tetapi akhir-akhir ini saya lebih menggunakan smartphone karena padatnya aktivitas kampus mas hehehe.

    Another instrument yang rekomendasi untuk didengar lagi nih sepertinya ya, Mas?

    Ohiya, maafkan saya baru bisa berkunjung lagi kesini hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah gua juga girang nih nemu nama lo lagi di kotak comment hehe.

      Wah, beruntunglah lo Diw, termasuk blogger yang idenya langsung menyerbu kepala, ngga perlu susah payah cari, tapi ya... banyak faktor yang akhirnya ngebuat semuanya buyar ya haha. Gua kalo lagi males nulis, suka kesel sendiri (kok bisa-bisanya gua ga produktif menulis? begitu kekesalan gua pada diri sendiri) padahal pengen banget rajin ngeblog & blogwalking kayak blogger laen.

      Jadi sepanjang suasana kondusif, dengan hanya bermodalkan laptop, lo bisa menulis ya? Keren. It's okay, setiap blogger punya kebiasaan masing-masing kok.

      Wah, thank you hehe. Beneran, ini kebiasaan yang berkembang dengan sendirinya, ternyata malah jarang yang punya ya? Haha :p
      Alhamdulillah Diw, thank you lho hehe. Tulisan lo juga berciri khas kok, tutur katanya rapi dan sopan.

      Nah, berarti lo fleksibel, masih sreg kalo mesti BW via smartphone. Ngga apa-apa, malah bagus itu, di sela-sela aktivitas yang padat, menyempatkan diri BW, ngga kayak gua :p *maafkan saya teman-teman...*

      Yap, semoga rekomendasinya bisa memanjakan kuping hehe, karena lagu Tom Grant ini udah memanjakan kuping gua dan membantu dalam menghasilkan artikel ini.

      Ngga apa-apa Diw, alhamdulillah banget lo masih nyempetin dateng & comment ke blog gua ini, dan gua beneran seneng lihat nama lo muncul lagi.

      Oya satu lagi, please panggil gua "Bayu" aja, ngga usah pake "Mas". :D

      Hapus
  6. Bener banget yang soal kebiasaan itu, Bay. Otak pasti merekam kebiasaan itu untuk keesokan harinya. :))

    Dan masalah gue sekarang adalah, gue malah membuat pola yang tadinya baik itu menjadi buruk. Di mana tadinya menulis langsung tulis aja tanpa mikirin jeleknya. Gak mikirin, ada yang mau baca gak nih? Yang penting lega. Yang penting bisa konsisten menulis sambil belajar. Eh sekarang, gue kebanyakan takut-takutnya. Menulis jadi rasanya kaku. Jadi nggak lepas seperti biasa. Kebiasaan ini bikin gue kacau! Arrghhh. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo sudah di tulis yang ada di otak rasanya tuh gimana gitu kan..

      Hapus
    2. Iya Yog, namanya tindakan berulang, akan direkam dan disimpan dalam memori otak kita. "Bisa karena biasa", kan? :)

      Hmh, maybe you need a holiday. Atau melakukan sesuatu yang bisa me-refresh kembali otak lo dan mengembalikan pola lama seorang Yoga. Jangan biarkan ketakutan lo mengambil alih Yog, toh blog lo kan personal blog, sepanjang tulisan lo ngga mengandung SARA, gua rasa sudah sepatutnya lo tuangkan aja apa yang lo pikirin di kepala. Terbukti kok, tulisan lo yang pendek aja masih lancar dibacanya, jadi... apapun kalimat yang akan lo tulis, menurut gua, ciri khas lo dengan sendirinya akan mengikuti, dan kalo udah sampe tahap itu, please buang semua ketakutan. Yakin Yog, pembaca setia lo akan baca kok. (termasuk gua)

      Btw, lo itu termasuk panutan gua dalam ngeblog lho. Gua dateng ke blog lo pas masih beralamat di "yoggaas.blogspot.com", gua comment di salah satu postingan, judulnya "Selera Musik dan EDM", dan sejak itu gua tertarik sama gaya menulis lo. Gua selalu takjub lihat banyaknya comment yang masuk ke blog lo. Lo pun termasuk komentator awal blog gua, dan gua sangat menghargai hal itu.

      So, rengkuhlah lagi semangat yang menghilang itu Yog. Menulislah untuk kesehatan diri lo sendiri. Dengan sendirinya lo akan menulis dari hati, dan terbukti itulah yang membuat tulisan lo selama ini ditungguin pembaca. Ibaratnya, siapa sih yang ngga kenal Yoga? *tsaah*

      Come on, semangat Yog! :D

      Hapus
    3. Risma: Iya, kalo udah ditulis, seolah rasanya plong. Kalo belom ditulis kan masih menari-nari di kepala, butuh penyaluran. Pokoknya, enak banget deh kalo udah jadi sebuah tulisan :D

      Hapus
  7. Bayu kata siapa kamu ga produktif nulis? Nuang 1 postingan aja jadi tulisan bernas #eaaaaakkk
    Dapet ide bust nulis itu memang mewah ya bay, sekecil atau sesepele apapun subtemanya...tapi rasanya antusias parah sampe kadang aku juga sulit tidur karena bedebar2 pengen segera ngembangin jadi bentuk tulisan.

    Wowww ada namaku nyempil di situ, duh makasi bay...padahal itu tulisan ala ala blogger remahan kue putri salju ahahaahh
    Iyapp aku juga bay, dalam hal blogging biasanya kuatur datu waktu tersendiri yang notabene adalah waktu paling nyamanku sehingga apa yg kuhasilkan bakalan perfect. Sama kayak kamu, pesti pertama2 yg disiapin itu meja kecil soalnya aku ngeblognya di kasur wakakaa, pasang ac, setel mp3 dan headset irama ngebas trus benerrrrr !! Aihh bener banget apa kata kamu, ngulang ulang musik kesukaan yang sama, mencermati tiap liriknya ampe apalll banget haha
    Trus abis itu lantjar jaya nulis idenya.

    Blogwalking juga sama bay. Nyari waktu yang tepat biar sebisa mungkin kita baca artikel punya teman tersebut. Karena pengalaman, dibaca sama jenis komentator yang basa basi thok itu agak nyesek...kesannya cuma biar dibewe balik sja, tapi ngomentari artikel kita asal asalan. Mungkin golongan ini cuma ngamdalkeun kuantitas aja kali ya huhu
    Menfing silent reade ya bay klo komennya ga sesuai dengan apa yang dah kita tulis di postingan
    Eh tapi kamu krren euy, sampe dibikin jadwal tanggal berapa pas blogwalking hihi...
    #contek ah caranya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, salah satu blogger favorit gua nih. :)

      Haha, makasih Nit :D Kuantitas tulisannya masih sedikit, belom bisa sejajar sama blogger produktif macem lo hehe.

      Iya, gua juga gitu, kadang suka insomnia gara-gara kepikiran ide tulisan. Mewah banget Nit, sebuah ide harus kita perlakukan semewah mungkin. Ide itu "penuntut", kalo ngga diberi perhatian pas dia dateng, dia bisa ngambek dan ngga dateng lagi hehe.

      Nama lo langsung kepikiran begitu ide ini melintas di benak gua, dan memang ada kalimat lo yang pas kok untuk dijadiin quote disini. Ah Nita suka merendah, emang cocok kok quote-nya, keren pula :)

      Hehe, persiapan nulis mah wajib diatur ya segala sesuatunya. Nah ini yang bikin gua takjub, lo malah nulisnya di kasur ya pake meja kecil? Unik, karena gua sendiri ngga bisa begitu hehe. Toss dulu deh yang pola dengerin musiknya samaan. Kayak Icha juga, berarti kita termasuk blogger yang mampu merangkai kata kalo dengerin musik hehe. :D

      Kalo dapet komentator yang kayak gitu, yang penting disyukuri aja Nit hehe, toh mereka udah rela dateng & comment. Eh tapi beneran lho, sampe sekarang gua masih suka berdecak kagum lihat banyaknya comment yang masuk ke blog lo. Banjir yang menyenangkan :D

      Hehe, silahkan dicontek kalo mau. Gua malah bingung, jangan-jangan gua sendiri yang punya kebiasaan kayak gini? :p
      Blog lo termasuk salah satu yang udah sukses mewarnai "buku sakti blogwalking" gua lho hehe, tertulis history-nya. :D

      Hapus
  8. Aduuh kalau Saya sendiri malah gak bisa konsen kalau nulis sambil dengerin lagu,, terutama untuk nulis artikel seperti tutorial, kalau nulis - nulis puisi - puisi alay dan cengeng sih kayaknya ditambah lagu slow makin cepet nulisnya,, jadi kebawa suasana gituhhh,,, heheh

    Kadang - kadang saya merasa blogwalking itu terkesan kagak iklas kang,,, maksudnya kita komen di blog orang supaya blog kita juga di komen,, tapi disisi lain saya rasa mungkin sudah menjadi budaya di kalangan blogger,, bukan masalah ikhlas dan gak ikhlasnya mungkin,, tapi memang kita saling membutuhkan satu sama lain,, toh juga kita dengan blogwalking kita bisa dapet ilmu baru dari blog yang kita kunjungi..... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo sudah komen komenan berarti banyak pengetahuan yang di dapat dong, yaakan?

      Hapus
    2. @Kangzai: Haha, berbeda setiap blogger berarti ya Kang, kalo saya mah malah lancar banget nyusun kata demi kata kalo ada musik yang mengiringi. Kalo nulis puisi saya malah jarang, bisa dibilang ngga jago malah :p kalo nulis puisi sambil diiringi lagu slow berarti kebawa suasana ya. :)

      Hm, masalah blogwalking ini menimbulkan persepsi masing-masing ya hehe. Nah bener tuh, kita saling membutuhkan satu sama lain. Boleh saja seorang blogger hanya menulis untuk tidak dikomentari, itu hak mereka, tapi di satu sisi, saya yakin bahwa semua blogger butuh apresiasi, dan berkomentar bisa dibilang bentuk mengapresiasi sebuah tulisan. Masalah etika, saya kembalikan ke setiap blogger, karena kita punya cara dan persepsi tersendiri mengenai blogwalking. :)

      Setuju Kang, toh dengan blogwalking kita bisa dapet ilmu baru dari blog yang kita kunjungi. :D

      Hapus
    3. @Risma: Bener banget, kalau udah saling comment, semestinya akan banyak pengetahuan yang didapat. Makasih lho udah nambahin :)

      Hapus
  9. Hmm seperti it's okey mas aku ra popo kok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, iya Kang, makasih banyak lho udah mau mampir & comment kemari. :)

      Hapus
  10. "If you create an act, you create a habit. If you create a habit, you create a character. If you create a character, you create a destiny" -- Andre Maurois

    Aaa aku ajtuh cinta sama quotes yang ini, bisa lah ya aku tulis di meja kerjaku.
    Untuk membentuk karakter yang baik, ya memang harus dimulai dengan kebiasaan yang baik pula ya.

    Dulu aku juga begitu, mau nulis susah banget.. bukan karna nggak ada cemilan tapi karna ada suara jahat begini "Udaah besok aja pas hariminggu atau sabtu, sekarang tidur aja. kan besok kerja lagi"

    Eh ternyata hari sabtu minggunya malah sibuk. Malah nggak sempet nulis.

    Bagiku, nulis yang paling asik ya, malem sebelum tidur. Tapi kalau blog walking, menurutku bisa kapan saja.

    Setuju juga sama Nita, yang mengatakan bahwa kita harus memperlakukan pembaca dengan baik. Karna toh kita bukan artis, karna toh ya.. gaada salahnya membalas komentar dengan kunjungan balik. Mungkin ada yang mengira bahwa hal seperti ini itu "Buang buang waktu, atau kurang kerjaan"

    Tapi bagiku, blogwalking bukan hal seperti itu. Blogwalking lebih ke... ibaratnya cari pengalaman. Liat pengalaman orang, liat cara nulis orang, siapa tau menginspirasi.

    Kalau sampe nyatat alamat post dan tanggal baca, aku pribadi sih belum pernah. Hebat kalo bisa sampe gitu. Kalau aku sih, yang gak boleh ketinggalan.. nulis buku harian. Karna mending nulis buku harian dulu, mencatat kejadian penting atau tidak penting, jadi kalau suatu saaat nulis blog tentang peristiwa yang sudah lalu lalu, tidak ada alasan lupa.. kan udah di tulis dulu di buku harian.

    Which is.. gausah buka laptop dulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, silahkan Li, silahkan dicomot quote-nya untuk ditaro di meja kerja, siapa tahu bisa jadi penyemangat. Iya, kalo mau membentuk karakter yang baik, harus dimulai dengan kebiasaan yang baik. :)

      Haha, suara-suara jahat di dalam kepala itu ganggu banget ya, mereka tahu banget caranya agar kita ngga nyentuh media blog. Gua juga sering begitu, ditunda sampe weekend akibat aktivitas ini itu, eh pas weekend malah sibuk sendiri, dan ngga sempet nulis :p

      Nulis malem emang asyik, tapi resikonya ya begadang, dan ini justru yang sering gua alamin haha. Soalnya kalo di kantor, tuntutan kerjaan bisa membuyarkan fokus kalo gua nyempetin diri untuk nulis (toh selama ini gua ga pernah nulis di kantor sih).

      Ah, pandangan lo mengenai blogwalking bener banget, dan keren! Gua setuju. Blogwalking bisa nambah wawasan, bisa baca pengalaman orang lain, dll. Yap, ngga ada salahnya membalas komentar dengan kunjungan balik.

      Haha, gua udah kebiasaan nulis alamat & judul postingan blog, plus tanggal blogwalking. Lama-lama jadi kebiasaan yang susah ditinggalin, malah bermanfaat, alhamdulillah.

      Berarti lo masih rajin nulis buku harian ya? Salut deh. Hari demi hari masih setia diabadikan di buku, dan berguna kalo suatu saat butuh buat bahan tulisan :D
      *two thumbs up for Laili*

      Hapus
  11. huaaa.... kereen bangettt ngedokumentasiin blog setiap abis blogwalking. aku sendiri aja belum pernah dan apa emang ga kiyeng ya? hahaha :D

    Baru pertamakali berkunjung nih, salam kenaal! Btw follback blog aku yaa kamuselsha.blogspot.com makasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Elsha, itu murni kebiasaan kecil yang udah susah diabaikan, berasa ngga lengkap blogwalking-nya kalo belom nulis tanggal BW, alamat blog dan judul postingan hehe. Hm... awalnya sih pusing dan capek, soalnya sepanjang apapun judul postingannya akan gua tulis lengkap (berikut segala tanda baca yang menyertai) hehe, tapi lama kelamaan ngga kok, malah seolah jadi pelengkap. :D

      Wah, thanks udah bersedia mampir kemari & comment. Salam kenal juga. Udah di-follow back ya blognya. Happy blogging! :)

      Hapus
  12. Saya jadi teringat buku Master Your Habit karya Ust. Felix. Setiap perbuatan manusia itu adalah kebiasaan, atau pengulangan-pengulangan. Butuh waktu yg lama buat menjadikan aktifitas baru sebagai kebiasaan.

    Menulis dan blogwalking itu merupakan kegiatan yang lumayan berat juga lho. Menulis, saya butuh waktu dan keadaan uang tepat. Jadi sering kali saya harus mencatat tema dan topik2 ide yg tiba2 muncul untuk nantinya saya tindaklanjuti di waktu yg tepat tersebut. Tapi saya berusaha minimal seminggu sekali.

    Menulis uneg2 dan curhatan merupakan tema yang paling mudah bagi saya. Jadi saya sering menulis hanya dalam sekali duduk. Paling lama 3 jam. Setelah itu blogwalking. Sebanyak kemampuan saja.

    Tapi, saya terlebih dahulu pilih orang2 yg telah sering berkorespondensi dgn saya untuk dikunjungi. Selanjutnya baru rambah twitter buat lihat info update blog lewat warung blogger.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Typo alert di komentar saya. Bukan keadaan uang, tapi keadaan yang. Inilah sulitnya blogwalking dgn smartphone.

      Hapus
    2. Iya Mas, butuh waktu lama untuk menjadikan suatu aktivitas sebagai kebiasaan. Butuh waktu dan konsistensi.

      Menulis memang berat Mas, saya sendiri ngerasainnya hehe. Mencatat ide, mengolah, mencari waktu yang pas, referensi ini itu... wah, saya dulu juga maunya minimal seminggu sekali, tapi kok ya makin kemari makin sulit, jadi kuantitasnya malah amburadul haha :p

      Paling lama 3 jam ya, Mas? Tubuh kita memang butuh rehat sejenak, terutama mata, yang bisa rusak kalo terus terpapar layar monitor. Iya, saya juga blogwalking sesuai kemampuan hehe. Dilanjutkan besok-besok lagi. Iya ya Mas, ngerambah twitter akun warung blogger juga banyak manfaatnya, jadi bisa tahu lebih banyak akun blogger lain. :D

      Hapus
    3. Haha, ngga apa-apa Mas. Awalnya saya juga sempet baca "uang", tapi akhirnya saya padu padankan dengan kalimatnya dan ngerasa kata "yang" lebih cocok. Eh ternyata Mas udah ngasih koreksi di komentar bawahnya. Sip deh kalo gitu.

      Ada plus minus-nya ya Mas kalo blogwalking via smartphone, salah satu minusnya adalah typo :p makasih lho Mas udah nyempetin comment di sini via smartphone. :D

      Hapus
  13. Ide yang diendap tidak akan ada gunanya.

    Pernyataan itu bener, ada ide gak dituangkan lantas menjadi lupa. Kebiasaan gitu :D

    Kalo blog walking sih lebih suka lewat hape deh lebih cepet praktis. Jangankan bw, update blog aja daku lebih sering pake hape dr pd laptop :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ngga ada gunanya mengendapkan ide. Sebagus apapun ide tersebut, kalau tidak segera dikonversikan menjadi sebuah karya (apa pun itu), maka akan menjadi sia-sia. That's why butuh penanganan serius untuk mendokumentasikan ide. Karena gua suka lupa, makanya gua catet. :p

      Berarti masih sreg kalo blogwalking via hape ya? It's okay, toh itu kembali ke pilihan masing-masing blogger. Wah, malah sering update blog dari hape? Ini luar biasa *big applause for Tika* kalo gua udah stres ga karuan kalo mesti update blog via smartphone. :p

      Hapus
  14. Actually, bang, aku belum pernah mendokumentasikan tanggal blogwalking dan blog mana aja yang sudah kukunjungi. Jadi kalau prinsip blogwalking ku ya let it flow, hehe. Jadi aku bakal menikmati ke blog manapun yang aku singgahi, dan kadang aku menikmati ke-tersesat-an ku di blog dan tulisan orang lain. Hehe.
    Tapi mendokumentasikan juga sepertinya menyenangkan, ya? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Actually, Dar, gua juga bingung kenapa gua punya kebiasaan begini haha. Toh udah jadi satu paket sama blogwalking, jadi ini "buku sakti blogwalking" masih setia menemani kala BW.

      Let it flow ya... boleh juga, jadi akan membebaskan diri untuk menemukan keunikan dari setiap blog yang dikunjungi ya, atau dalam istilah yang lo pake: "menikmati ke-tersesat-an" hehe. Good.

      Mendokumentasikan histori blogwalking menyenangkan kok Dar, gua sendiri udah ngerasain kebahagiaan kecil yang gua dapet *hasek*

      Btw, please panggil gua Bayu aja, ngga usah pake "bang" :D

      Hapus
  15. Nice article bang. Mantap lah, gue juga termasuk orang yang susah mengumpulkan niat buat nulis wkwkwk. Ide banyak cuma malas mengkonversikannya menjadi tulisan, ntah kenapa :)

    Btw, mampir ya bang ke blog gue :) salam blogger

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you Fikri.

      Haha, samaan kita berarti, termasuk orang yang susah ngumpulin niat untuk menulis. Asli, ini tahun 2016 udah masuk bulan kelima, tapi tulisan yang gua hasilkan masih sedikit haha :p

      Asal idenya tetep didokumentasiin, jangan biarin dia ngawang-ngawang di benak, yang ada ntar malah ilang, bisa ribet urusan manggilnya lagi hehe. Untuk faktor motivasi menulis, well... mungkin lo punya cara tersendiri untuk menumbuhkan kembali motivasi itu. I hope you can stick to it and get back your spirit. :)

      Sip, udah mampir kok ke sana. Salam blogger. Happy blogging. :D

      Hapus
  16. Kebiasaanku kalau nulis buat blog ya aku tulis dulu di buku catetan kecil. Bisa point-pointnya atau full satu cerita. nah, waktu udah ngadep laptop, di ketik ulang, habis itu diemin sehari, baca ulang, edit, posting wkwk

    aku masih ribet kalau masalah ngeblog -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, lo keren Feb, ada buku catetan kecil gitu, ya? Gua pernah punya sih yang kayak begitu, tapi ujung-ujungnya malah ngga kepake, lebih sreg langsung nulis via notes di smartphone. Itu berarti kalo ada yang full satu cerita lo tulis tangan, terus akan lo ketik ulang pas ngadep laptop? W-O-W hebat :D

      Ngediemin postingan yang udah kita tulis selama beberapa saat emang berguna ya, gua juga sering begitu. Biasanya kalo dibaca ulang keesokan harinya, akan nemu poin-poin yang butuh direvisi ulang.

      Ngga apa-apa Feb, selama lo nyaman ngejalanin semua pola yang lo terapin, why not? :D Happy blogging...

      Hapus
  17. kalo ada ide kadang biasanya tak catat di buku terlebih dahulu,tapi banyakan tak tinggal di kepala dan akhirnya pas dicari ilang karena tergeser ama kesibukan kesibukan lain....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm yang dialami mas sama nih sama yang sering dialami oleh saya mas, kalau saya sih biasanya suka disimpan dulu lalu besoknya dimasukin ke postingan.

      Hapus
    2. Nah begitulah Mas Sumarno, saya juga dulu sering begitu, akibat ngga saya dokumentasiin idenya, yang ada pas mau manggil mereka kembali, rasanya berat banget. Udah lupa apa yang dulu sempet terlintas di benak. Ayo Mas, sama-sama budayakan mendokumentasikan ide, aktifkan kembali pola menulis di bukunya. :D

      Tapi kalo bukunya yang malah hilang, wah... cerita lain berarti hehe. Yang pasti masih tetep semangat menulis ya. :)

      Hapus
    3. @Kang Nurul Iman: asal disimpannya rapi Kang, semoga ngga ilang-ilang hehe. Begitu udah dipindahkan ke tulisan di blog, semestinya udah lega ya. :D

      Hapus
  18. Kebiasaan ketika menulisnya sama. Menyiapkan makanan, minuman, musik, dan suasana senyaman mungkin. Hehe... Tapi kalau untuk kebiasaan ketika blogwalking, wah kayaknya enggak pernah sampai seperti itu. Paling2 mem-bookmark beberapa yang sekiranya akan jadi kunjungan langganan. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, iya nih, kebiasaan gua untuk menulis ya begitu. Pokoknya menjadikan suasana senyaman mungkin, biar otak ngeluarin stok kata demi kata dengan lancar.

      Haha, kebiasaan mendokumentasikan histori blogwalking, maksudnya? Ini kebiasaan kecil yang gua kembangin sendiri. :p
      Mem-bookmark beberapa blog yang akan jadi kunjungan langganan... biar nyaman ya blogwalking-nya. Sip kalo gitu. :D

      Hapus
  19. Wah sama. Saya juga gak terlalu produktif. Sbulan paling banter 3 postingan aja itu udah ngoyo buat saya. Haha.. Soalnya saya termasuk org yg agak susah mengembangkan ide sebenarnya, di tambah lagi mood yg susah banget di kontrol, sering ilang2an.

    Kalo blogwalking, saya jaranggg banget sebenernya. Bukan karena males sih, tp emang gak ada koneksi internet dirumah. Jdi mau ngblog tiap hari juga susah. Kalopun maksain diri buat blogwalking ya pake smartphone, kayak skarang ini saya komen pake smartphone. Agak susah sih. Hahaha. Makannya gak bisa blogwalking ke banyak blog. Palingan satu dua. Ribet soalnya kalo pake smarphone. Haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, lo paling banter sebulan tiga postingan, kalo gua dapet dua postingan sebulan juga udah alhamdulillah haha. Ya Allah, ni emang harus gua rubah, tapi kok ya sulit? :p

      Masalah mood juga jadi faktor penghambat gua tuh, tapi mau ngga mau kita mesti nemuin cara tersendiri untuk ngelawan bad mood bro. Dalam kasus gua, ya dengan dengerin musik, nonton film atau baca novel, dengan sendirinya dapet semangat untuk nulis. Kalo udah gitu, mesti buru-buru diaplikasikan, kalo ngga bakalan ilang lagi. :p

      Wah, koneksi internet terbataskah? Thanks banget nih udah mau nyempetin comment disini bela-belain pake smartphone hehe. Oke deh kalo gitu, semoga kendala keterbatasan koneksi internet ngga menyurutkan niat untuk tetap nge-blog. Happy blogging. :D

      Hapus
  20. Tau gak sih Bay,, saya slalu nungguin post terbaru kamu loh... saya seneng banget baca tulisan kamu bay,, jadi saya harap kamu rajin ya buat post atau pun artikel...

    oiya bay blogku juga pernah kamu dokumentasiin ya? saya seneng kalo blog ada di salah satu blog yang sudah pernah kamu kunjungi.

    ok deh bay,,, saya slalu nunggu post terbarumu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Risma, your comment really made my day. Thank you so much kalo selama ini selalu nungguin postingan terbaru gua hehe. Duh, kok jadi terharu ya bacanya? :p

      Ada kok, blog Risma selalu gua dokumentasiin lengkap, tanggal blogwalking, alamat blog, plus judul postingan. Semua tercatat di "buku sakti blogwalking".

      Oke sip, terima kasih banyak ya udah bersedia kemari dan ninggalin komentar, plus nunggu postingan terbaru. Jadi semangat untuk nulis nih. :D

      Hapus
  21. saluuut, kamu beneran nulis tgl dan judul pas BW?? Bener2 pembaca yang baik mas ;)..

    utk beberapa hal kita sama, kayak BW melalui laptop. aku juga, dan sebisa mungkin ga mau lewat hp.. pertama memang ga nyaman, trs susah nulisnya krn sering typo, apalagi kalo blognya pake captcha2 segala.. suka gagal kalo lwt hp.. tapi aku ga sampe nulis tgl dan judul blog yg aku baca sih :D.. cuma, kalo memang blognya aku suka, biasanya itu aku save di list blog fav ku.. dan biasanya aku inget postingan mana aja yg udh aku baca :).

    kalo tentang nulis postingan, nah, kita agak beda.. kalo kamu suka sambil dengerin musik, aku malah harus sunyi tenang mas :D.. makanya aku srg nulis blog baru itu malam hari. saat memang udh sunyi sepi.. skr sih agak lumayan srg krn masih dlm cuti maternity nih.. jd sering2 begadang ga gitu mengganggu. Tapi kalo udh masuk kantor nanti, nah itu rada dikurangin deh waktu nulisnya.. palingan cuma pas malam minggu, spy ga masalah begadang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya beneran nulis tanggal blogwalking, alamat blog, dan judul postingan, sepanjang apapun judulnya. Histori saya mengunjungi blognya Mba Fanny juga tertulis lengkap kok hehe.
      Makasih Mba. :D

      Iya, saya sebisa mungkin ngga lewat hape, terkesan pelit waktu sih, cuma... saya mau blogwalking dengan nyaman, dan kenyamanan itu saya dapetin lewat laptop. Kalau nyaman, baca postingan orang dan mengomentarinya pun terasa lebih nyaman. Wah, saya mah udah give up deh kalo typo, apalagi mata saya minus, kadang suka ribet sendiri ngetik di hape hehe.

      Mba Fanny biasanya inget ya postingan mana aja dari blog-blog yang udah dikunjungin? Bagus, masih tersimpan dalam memori otak. Jadi penasaran, blog saya ada dalam list blog fav-nya Mba ngga ya? Hehe *just wondering* :D

      Wah, tipe penulis yang menginginkan hening untuk fokus berarti ya. Ini jelas kita beda haha, soalnya saya wajib setel musik. Saya pun begitu Mba, nulis di malam hari, tapi tetep... dengan iringan musik. :p
      Berarti kalo udah masuk kantor lagi, mesti cari waktu yang pas biar ngga begadang nulis di malam hari, ya? Sip deh, yang penting masih nanemin semangat menulis. Happy blogging. :D

      Hapus
  22. Lo gak Produktif yu? Samalah dengan gue yu. Suka galau kadang, sama kegiatan Ngeblog. Tapi, gue bersyukur bisa punya temen-temen blogger yang selalu semangat nulis materi. Senggaknya, ada banyak hal yang bisa membangkitkan semangat ngeblog gue, ketika gue sedang males. Apalagi baca post kek gini. Duh.. Makin gak sabar pengen cepetin publish. Hehhee

    Kalo gue sih, hampir sama yu. Pas lagi ngeblog biasanya harus ada ini itu. Tapi, akhir2 ini tanpa ada apa2 pun, cuman air putih doang. Gue tetep bisa nulis dgn nyaman. Buat gue sih, nyaman nulis itu kalo materinya udah rapi di otak. Tinggal diedit setelah ditulis. Rapi di sini, mulai poinnya, gue kembangkan jadi krangka, dan endingnya revisi biar setiap poin yg menjadi paragraf bisa padat dan enak dibaca (Aslinya gak tau enak apa nggak).

    Cuman, kalo buat nyatet kapan BW itu, gue belum sekeren lo yu. Serius!! Itu ide bagus. Mungkin, nanti ketika gue sibuk parah. gue bakalan lakukan itu..

    Makasih ya saran dan sharenya bro..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, iya nih, ngga produktif. Seringnya sebulan cuma dapet dua postingan, sementara blogger laen bisa menelurkan lebih banyak. Iya, gua juga sebenernya kalo ngga terbantu sama temen-temen blogger yang pada semangat nulis postingan, mungkin malah yang ada gua nulis sebulan sekali haha. *Ya Allah, semoga ngga beneran kejadian...*

      Wah makasih nih Pangeran (gua manggil Pangeran aja, ya?), postingan gua bisa membuat lo semangat untuk mem-publish tulisan terbaru. :D

      Air putih juga setidaknya bisa mengembalikan energi kok. Iya, bener banget, kalo materinya udah rapi di otak, pasti nyaman untuk nulis. Semua poin yang lo urutin bener banget tuh, dan gua paling lama ngabisin waktu di revisi. Delete sana-sini, ganti kata ini itu, kadang ngerubah susunan paragraf sampe ngerombak total isi tulisan. Begitulah hehe.

      Ah, tulisan Pangeran di blog enak dibaca kok, beneran. :D

      Haha. Makasih dibilang keren. Sip, silahkan dicoba, insya allah hasilnya bermanfaat.

      Oke, sama-sama. :D

      Hapus
  23. kebiasaan aku sebelum nulis biasanya main-main dulu, nggak langsung nulis. biasanya ntah buka-buka file foto dulu, nonton film dulu, ngemil dulu, adaaaa aja yang saya kerjain dulu padahal laptop udah nyala dan ide awal sudah ada. cuma ya seperti itulah kebiasaan saya nulis :D

    kalau blogwalking, saya setipe nih sama si mas. lebih nyaman BW dari laptop, rasanya lebih enak aja liat layarnya lebih gede dari smartphone :) cuma kekurangannya ya itu, nggak bisa fast respon hehhee..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Unik ini kebiasaannya, membuat diri nyaman dulu berarti ya. It's okay, bagus malah... setidaknya udah nemu senjata untuk membuat diri lebih nyaman menulis, jadi ke depannya bisa dipake jika lain kali kebentur bad mood saat menulis.

      Yeah, samaan kita berarti *toss dulu*
      Emang blogwalking via laptop/PC itu lebih enak. toh layarnya pun lebih besar hehe. Nah, semua hal pasti ada resikonya, dalam kasus BW via laptop/PC, ya resikonya adalah slow respon hehe (sama seperti saat ini, dan kebanyakan malah dicicil). *Maafkan saya teman-teman blogger kalau saya kadang suka telat blogwalking atau telat balas komentar* :p

      Hapus
  24. Buat artikel dan Blogwalking udah jadi menu wajib buat gue,,,tiap harinya...!!!

    Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, hebat... ngebuat artikel dan blogwalking udah jadi menu wajib lo ya setiap hari. Harusnya gua begini juga sih, at least untuk blogwalking (kalo ngebuat artikel, mungkin gua agak sulit kalo harus setiap hari). Blogwalking semestinya juga konsisten, tapi gua malah ngga hehe :p

      Oke, salam kenal juga.

      Hapus
  25. baca artikel ini kok ngerasa ada miripnya ya sama kamu kekekek.
    aku tipe orang yang doyan nulis,,, tapi ujungnya susah buat memulai, sampai akhirnya menguap... dan kandas aja tidak sesuai rencana awal. Mengenaskan.
    Sampai akhirnya sekarang banyak nulis di note ponsel biar ga lupa, kayak postingan apa yang harus dipost di blog, atau kuliner yang mau dituju, atau.... apapun.

    kalau udah males nulis harus mulai sering baca-baca blog sama buku banget, karena alau lihat tulisan blog orang lain itu rasanya kayak power resource.. tiba-tiba jadi kepengen nulis dan pengen rajin nulis.

    aku pun bukan tipe blog produktiv haha. apalagi sempet hiatus 3 tahun dan buat ulang blog huhu.
    sekarang memulai dari awal dan lagi rajin blogwalking (dulu jaman awal ngeblog ga tahu sama sekali istilah ini haha),
    paling seneng blogwalking emang di laptopp!
    setuju bangeeet!
    soalnya di ponsel itu bawaannya pusying, aku cuma gunain ponsel untuk balas komen aja kekekeke.

    dan bener deh.... kalau nulis itu butuh banget dengerin lagu.... aku pernah nulis beberapa lagi ga dengerin lagu, ujungnya cepet sensi, dan tulisannya ga bere-beres hahahah. butuh waktu lama banget buat nulis postingan di blog itu huhu..



    lah panjang gini komennya hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Han, gua termasuk orang yang kalo mau mulai menulis, rasanya kok ya berat banget. Harus ada motivasi internal yang kuat untuk mewujudkannya. Biasanya sih ujung-ujungnya gua akan nyalahin pekerjaan yang udah ngebuat gua lelah fisik dan emosi sampe males nulis, tapi jelas-jelas itu salah. Gua nya aja yang belom bisa konsisten kayak blogger-blogger laen hehe :p

      Nah bagus tuh, lo tulis di note yang ada di ponsel tentang apa aja yang mesti dituangin di blog, biar kita ngga lupa sama apa yang udah jadi kerangka kasar di benak.

      Iya Han, gua juga kadang gitu. Baca-baca lagi buku untuk nambah kosakata dan nyari ide, atau baca-baca blog orang laen, biasanya akan dapet aura menulis dari sana.

      Oh gitu, sempet hiatus sampe tiga tahun (seriously?) dan buat ulang blog. Wah, alhamdulillah sekarang lo udah bisa kembali menyemarakkan dunia blogger ya. Haha, gua juga pas awal ngeblog ngga tahu istlah blogwalking, sampe lama-lama ngeh sendiri tentang seluk-beluk blogwalking. :D

      Nah kan... setuju ya kalo lebih oke blogwalking via laptop, berasa auranya beda banget. Kalo via hape, bisa banyak typo, belum lagi layarnya yang ngga selebar laptop. Dan gua udah jatuh hati sama yang namanya keypad laptop, keypad yang dipake untuk nulis postingan, nulis komentar di blog lain, atau ngebalesin komentar-komentar.

      Wah, lo juga mesti dengerin musik untuk menulis? Tos dulu lah, samaan kita haha :D gua juga mungkin hasil tulisannya ngga akan jadi-jadi kalo sekiranya harus nulis tanpa lagu.

      It's okay kalo comment-nya panjang, tetep ditampung kok :D

      Hapus
  26. Hmm.. Sprtinya kita sama kak, eh btw aku manggilnya kak apa mas yak? hehe

    Kalo mau memulai nulis itu spertinya beraaaattt bangettt. Apalagi kalo lg capek, rasanya ngantuk, bru nulis brp paragraph aja lgsg udahan. Akhirnya 1 postingan bsa bkin ampe 5hran._. Pdhal paling enak sih nulis pas ide lg anget2nya, trs dituang saat itu juga, kalo nyicil2 malah gak enak. Udah keburu males gtu bawaannya. Kalo aku sih nulis hrs sepi, kalo ada yg ngajak ngmng malah jd gak konsen. Apalagi di dpn tv.
    Waahh, kak bayu ritualnya keren jg ya, nyetel satu lagu itu2 trs sampe tulisan slsai. Aku mah bosen klo dgr 1 lagu itu2 mulu. Haha. Postingannya jg keren, berisi dan diselipi quote2 keceh abis. Tiap blogger psti pnya ciri khasnya masing2 ya? :)

    Postingan mbak nita yg itu jg membuatku tertohok. Aku suka telat mulu ngunjungin blog org yg udh komen di blog ku.:( Blogwalking jg mnurutku sama aja kayak menulis jg, terutama buat mikir mau komen apanya itu yg bingung dan paling lama. Haha.
    Bw dari laptop emg lebih nyaman ketimbang dri hp sih. Tp kalo aku lg males bw dri laptop ya lewat hp. Trgantung mood biasanya. Hehee.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panggilnya "Bayu" atau "Bay" aja Lu :D

      Iya Lu, kalo mau nulis itu rasanya asli deh, berat banget. Makanya gua salut deh sama blogger-blogger yang masih konsisten ngehasilin artikel seminggu lebih dari sekali. Duh, apalagi kalo udah capek dan ngantuk, wah... bisa ekstra keras ngumpulin kekuatan untuk menulis tuh.

      Bener Lu, sebenernya paling enak itu kalo nulis pas ide di kepala masih fresh-freshnya, biasanya akan lancar dan cepat selesai. Sayangnya, gua jarang melakukan itu, seringnya ide ditumpuk dulu lama, baru dieksekusi ke dalam tulisan di blog kalo sewaktu-waktu butuh hehe.

      Gua juga sulit kalo blogwalking di depan TV yang nyala, udah dipastiin ngga akan konsen. Tapi gua tetep butuh musik untuk mengiringi aktivitas menulis. Keberadaan musik malah ngebuat otak gua semakin lancar ngerangkai kata demi kata di blog selama ini, alhamdulillah.

      Haha, beginilah ritual gua Lu, mesti nyetel lagu yang sama berulang-ulang, biar dapet feel menulisnya.
      Wah, thanks banget Lu atas komentarnya. Ya, setiap blogger punya ciri khas, entah dia sadari atau tidak :)

      Iya, tulisan Nita yang itu emang luar biasa. Bisa ngebuat kita bertanya-tanya sendiri apakah selama ini kita telah melakukan blogwalking dengan baik dan benar. Bisa menjadi self reminder lah pokoknya :D
      Setuju Lu, sama kayak menulis artikel, menulis komentar saat blogwalking pun gua perlakukan sama kayak menulis, jadi butuh fokus dan memahami isi artikel dengan baik.

      Setiap blogger toh punya kenyamanan masing-masing dalam blogwalking kok. :)

      Hapus
  27. sangat bermanfaat dan menginspirasi buat saya, kebetulan banget dapet info yang seperti ini untuk mengembangkan dunia kepenulisan dan konsistensi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, alhamdulillah kalau tulisan ini bisa bermanfaat untuk pembaca, itu jadi penyemangat saya untuk terus menulis :D

      Namanya kebetulan siapa yang sangka, kan? Hehe. Ayo semangat Mas, mengembangkan dunia kepenulisan. Kalo masalah konsistensi, saya sendiri masih berusaha untuk ke arah situ :)

      Btw, makasih banyak udah mampir kemari dan comment :D

      Hapus
  28. bagus kak, keren banget artikelnya sangat membatun untuk meningkatkan jualan grosiran saya www.jaketmurahbanget.id
    Thx ya kak ^_^

    BalasHapus
  29. Gue kalo udah keenakan blogwalking malah jadi males nulis artikel bang wkwkwkw. Soalnya kan banyak mampir/tersesat di blog2 yang tulisannya bagus2. Nah malah minder :( jadi ga ada mood nulis. 'Ah tulisan gue ga bobot, jelek'.

    Begitu............
    makanya kadang ga blogwalking dulu untuk sekian lama biar ga terinterupsi wkwkw.

    Nah nah. Kesamaan bang, wkwkwkw. /apasih/
    Kalo gue, sebenarnya, semakin lama balas, berarti dia semakin penting....soalnya gue butuh waktu lama untuk memikirkan jawabannya.

    Gak cuma masalah blog, chat lewat sosmed begitu juga. Sampai dibilang, 'gausah chat Zahrah, dibalas tahun depan kau!' wkwkwkwk.

    Bukan bukan.....tapi semacam nunggu momen. Dan kemudian malah lupa ehe.

    BalasHapus

 

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.