Mari Membuat Sebuah Karya, Make Something!


Image source: durhammakerspace.blogspot.com
"The future depends on what you do today" -- Mahatma Gandhi

Perhelatan Academy Awards ke-88 (atau yang lebih dikenal dengan Oscar) telah selesai diselenggarakan pada tanggal 28 Februari 2016 lalu di Hollywood, Los Angeles, AS. Gaungnya tentu saja terdengar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ajang penghargaan bergengsi untuk perfilman tersebut menghasilkan beberapa kejutan, diantaranya adalah Leonardo DiCaprio menyabet piala Oscar pertama kalinya lewat film "The Revenant", enam Oscar untuk film "Mad Max: Fury Road" dan beberapa kejutan lain. 

Maaf, saya tidak akan membahas banyak mengenai acara tersebut. Kalian dapat mencarinya sendiri melalui internet atau media lain, atau mungkin bahkan kalian lebih mengetahui seluk-beluknya ketimbang saya. Apapun itu, yang ingin saya bahas kali ini adalah isi pidato Pete Docter saat memenangkan Oscar untuk film "Inside Out" (dimana Pete Docter bertindak sebagai sutradara), sebuah film yang berhasil menyadarkan saya bahwa kesedihan itu sesungguhnya wajar dan baik (baca disini).


Jonas Rivera (kiri) sang produser, dan Pete Docter (kanan) sang sutradara,
saat memenangkan Oscar untuk film animasi "
Inside Out".

Image source: independent.co.uk

Kurang lebih inilah terjemahan pidato kemenangan Pete Docter versi saya:

"Siapapun di luar sana yang masih berada di sekolah dasar atau sekolah menengah, merasakan sebuah penderitaan, akan selalu ada hari-hari dimana kamu akan merasa sedih, kamu akan merasa marah, kamu akan merasa takut, saat dimana tidak ada pilihan lain. Tapi kamu dapat membuat sesuatu. Buatlah film, menggambar, menulis. Itu akan membuat dunia menjadi berbeda."

Selama beberapa detik lamanya, saya hanya tertegun. Saya selalu menyukai pidato kemenangan insan-insan perfilman luar negeri yang seringkali berbobot dan menyentuh, dan pidato Pete Docter termasuk salah satunya. Pete adalah seorang sutradara, animator, penulis naskah dan produser untuk banyak karya spektakuler (beberapa karyanya yang terkenal adalah "Monsters, Inc"; "Up" dan "Inside Out"). Semasa kecil, Pete adalah seorang introvert, anti sosial dan gemar menyendiri. Dia suka menggambar dan membuat film animasi pendek sendiri, sebuah dunia dimana Pete merasa "berperan sebagai Tuhan". Jelas, kemenangan Pete Docter mengingatkan saya bahwa berkarya itu tidak ada matinya, harus terus dipupuk dan dikembangkan.

"You are what you do, not what you say you'll do" -- C. G. Jung 

Saya bukan insan perfilman. Saya bukan musisi, bukan pula penulis novel atau buku best seller. Apakah lantas saya tidak bisa berkarya? Tentu tidak. Saat ini, teknologi sudah sedemikian pesat perkembangannya, melahirkan banyak hal yang memudahkan manusia untuk membuat sesuatu. Menekuni hobi. Berkreasi. Menggali potensi diri. Membuat sebuah karya. Menciptakan perubahan.

Mengutip kalimat Pete di atas -- yakni "Buatlah film, menggambar, menulis. Itu akan membuat dunia menjadi berbeda," -- saya merasa bahwa jangan merisaukan dulu sejauh mana hasil karya kita akan berkembang, yang paling utama adalah tindakan kita. Take an action! Make something! Itulah yang ingin disampaikan seorang Pete Docter. Yakinlah, saat kita berhasil menghasilkan sebuah karya, akan ada manfaat positif yang mengikutinya.

"Whatever you do will be insignificant, but it is very important that you do it" -- Mahatma Gandhi

Dulu sebelum memiliki blog, saya selalu tertekan dengan keadaan. Setiap hari selalu diisi dengan keluh kesah. Memiliki banyak ketakutan dalam hidup. Terjebak dalam comfort zone yang menyesakkan. Iri akan pencapaian orang lain. Masih banyak lagi hal-hal negatif lainnya. Keadaan berubah saat saya melihat pencapaian teman yang sudah lebih dulu berkecimpung di dunia konten berbasis blog. Keisengan berbuah manis. Kini saya memiliki sebuah blog sendiri, sebuah media dimana saya bisa menumpahkan apa yang ada di pikiran. Sebuah media yang menjadi titik balik dalam kehidupan saya. Kini saya merasa menjadi pribadi yang berbeda. Bukan menjadi super sempurna, hanya menjadi lebih baik dari yang lalu. Saya menyadari bahwa dunia tidak sesempit yang saya bayangkan. Ada sebuah dunia dimana saya dapat mengaktualisasikan diri.

Benar kata Pete: "Itu akan membuat dunia menjadi berbeda." Mungkin saya tidak dapat membuat perbedaan terlalu banyak bagi dunia, tapi yang pasti tulisan saya telah merubah diri sendiri. Jujur, saya menyukai proses blogging, entah itu menangkap ide yang melintas di kepala, menulis draft, mencari referensi, blogwalking, mendalami musik favorit untuk didengarkan saat menulis, membalas komentar, mempublikasikan tulisan, dan lainnya. Meskipun pekerjaan saya kerap menghambat seluruh proses tersebut, satu hal yang pasti: saya menyukai dunia baru ini. Sungguh, blog telah merubah hidup saya. Kepuasan yang saya dapatkan jauh lebih berharga ketimbang uang.

Untuk kalian yang memiliki impian menghasilkan karya, tanam terus impian tersebut dan mulailah melakukan sesuatu untuk mewujudkannya, apapun itu. Menulis novel. Menulis di blog. Membuat film. Menghasilkan musik. Merancang sebuah bangunan. Merancang pakaian. Fotografi. Apapun. Masih banyak karya lain. Nikmati prosesnya, tekuni, selesaikan dan tersenyumlah. Bukan hanya dunia yang akan menjadi berbeda karena karya kita, tapi dunia kita sendiri pun akan berbeda.

"Write it. Shoot it. Publish it. Whatever. Make!" -- Joss Whedon

Untuk kalian para blogger, jangan pernah berhenti menulis. Kekuatan itulah yang menjadikan kalian berbeda dari orang kebanyakan. Yakinlah bahwa hasil tulisan kalian pasti telah membuat perbedaan, setidaknya untuk diri kalian sendiri. Jadi, berbanggalah menjadi seorang blogger. :-)

-Bayu-




Note: Blues rock. Southern rock. Soul. Ketiga genre musik tersebut dicampur dengan indah oleh Alabama Shakes. Band yang baru saja memenangkan Grammy untuk lagu "Don't Wanna Fight" (Best Rock Performance & Best Rock Song sekaligus) ini sungguh luar biasa. Lagu tersebut mengiringi saya sepanjang proses penulisan.

Image source: musicinsight.com.au

53 komentar

  1. Pete gambarannya kok kek aku banget ya di dunia nyata huhuuu
    Tp walo pendiem ga menyurutkan semangatnya buat berkarya. Dan yes, inside out emang layak ngegondol juara kok...pesan moralnya dapet bgt, mana aku nontonnya beneran mewek lg..,,
    Hahahaaaa
    Dama banget bay...proses nulis itu lambat laun biikin kita bisa nemu apa yg tersembunyi dlm diri kita, yg klo di dunia nyata ga bakal keliatan, go blogging

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, idem sama gambaran sosoknnya Pete ya Nit. Betul banget, meski pendiem, semangat berkaryanya terus dikobarkan, ya karena emang passion dia disitu. Pete semasa kecil nemu media yang pas untuk nyalurin kegemaran dia.

      "Inside Out" emang layak banget menang Oscar, setiap bagian di filmnya patut diacungi jempol. Haha, ngga apa-apa mewek Nit pas nontonnya, emang itu film menguras air mata kok, soalnya relate banget sama yang sebagian besar orang rasain. Orang dewasa yang nonton pun pasti "dapet" banget momen harunya :)

      Setuju Nit, menulis itu ibaratnya membuka sebuah dunia baru, apalagi menulis blog, yang mana berada di dunia maya, dunia yang super duper luas. Go blogging. Happy blogging. Yeah :D

      Hapus
  2. Setujuh ma pete, salah satu untuk mengeluarkan 'sisi ' kita yg sebenarnya sdalah dengsn menggambar...itulah mengapa aku klo dah menggambar kek fokusss beuf #menghsyati n mendalami

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya, lo kan bisa ngegambar juga, sama kayak Pete. Gambar lo pun keren-keren :D
      Menggambar bagi Pete bagai sebuah dunia tersendiri, dunia dimana dia merasa bebas mengekspresikan sesuatu.

      Fokus untuk menghayati dan mendalami ya Nit, good job. Ayo, tampilin lagi dong gambar-gambarnya di blog hehe. Sepanjang menggambar bisa ngebawa ketenangan dan kebahagiaan bagi diri sendiri, lanjutkan menggambar :D

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Terjebak dalam comfort zone yang menyesakkan. Iri akan pencapaian orang lain." kok aku banget yah??

      blog- blogger.
      coba jelasin apa hukumnya bikin postingan curhat di blog? dan coba jelasin juga kenapa setelah blogwalking bukannya tambah semangat buat ngebloh malah jadi minder sendiri terutama setelah liat postingan blogger lain yang isinya emang ber-'isi'.
      coba jelasin jug kenapa setelah jadi blogger aku sering kali takut buat mengekspresikan apa yang aku rasain ketimbang dulu sebelum aku kenal para blogger lainnya.
      aku lebih sering jadi silent reader di blog-blog tertentu denagn alesan aku nggak mau membebani mereka buat ngunjungin balik blog ku. aku nggak mau mereka komentar cuma gara-gara "balas budi" doang.
      kadang suka ada blogger yang komennya keliatan banget setengah hati, aku malah suka gak enak sendiri sama mereka yang udah buang waktu buat hal yang gak penting itu. ekeke

      maaf curhat lagi.

      Hapus
    2. Hehe. Samaan berarti kita Put. Hmh, begitulah, gua dulu emang berada dalam kondisi itu, sampe gua sadar bahwa pencapaian orang lain semestinya buat pembelajaran bagi kita bahwa segala sesuatu butuh perjuangan. :)

      Hukum bikin postingan curhat di blog: Boleh, ngga ada yang ngelarang, sepanjang ngga mengandung unsur SARA. Justru menurut gua kalo seorang blogger curhat lewat blognya, itu jauh lebih elegan ketimbang posting di media sosial lain. Memiliki sebuah blog adalah bukti nyata bahwa kita peduli akan "rumah pribadi" pikiran kita, tempat dimana kita bisa menuangkan semuanya, dan ini ngga dilakuin semua orang.

      Blogwalking adalah proses tersendiri dari ngeblog, dan lo mesti menikmati prosesnya Put. Jangan minder, toh kita semua sama-sama blogger. Ada keunikan masing-masing. Jangan takut juga berekspresi. Mungkin lo memasang ekspektasi terlalu tinggi makanya begitu. Have fun. Every blogger have their own style of writing, and you have too.

      Kalo ada bloggger yang comment balik, itu adalah bentuk apresiasi bahwa mereka menghargai kesediaan lo untuk mampir di blog mereka, Put. Anggep aja comment mereka sebagai buah dalam menulis. That's it. Semua comment itu penting kok Put, kayak comment lo ini, sangat gua hargai. Ada effort tersendiri dalam setiap comment.

      Come on, semangat terus ngeblognya :D
      Ngga apa-apa kok curhat, santai aja...

      Hapus
  4. Huehehehe. Leonardo Dicaprio jadi buah bibir dimana-mana karena kemenangannya. Aku pikir kamu mau bahas soal itu, Bay. Ternyata mau bahas soal pidato Pete Doctor. Dan pidatonya inspiratif banget. Aku nggak berhenti nyunggingin senyum karena kagum. :)

    Pete Doctor mengikuti passion-nya, dan berkat kerja keras dan kegigihannya, dia bisa menghasilkan 'sesuatu' dan menjadi 'seseorang. Sesuatu dan seseorang yang hebat. Menurutku, nggak semua orang bisa sehebat itu dalam mewujudkan mimpinya yang berawal dari passion-nya. Hanya orang-orang yang mau take an action yang bisa.

    Postingan yang positif, Bay. Efeknya bikin senyum-senyum tangguh. Dan bikin aku bangga jadi blogger, walaupun aku tau menulis itu nggak mudah buatku, nggak kayak blogger-blogger lain yang dengan mudah dan lancarnya membuat tulisan. Aku masih belum tau apa yang ngebuat aku berbeda, tapi yang jelas, aku bangga jadi blogger.

    Kamu kayaknya omnivora lagu ya, Bay? Perasaan semua lagu yang kamu dengerin, genre-nya macam-macam. :D Lagu kali ini judulnya bikin penasaran lagunya kayak gimana. Pas tau lagu ini menangin Grammy, tambah penasaran. Aku mau ke Youtube dulu deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, iya Cha, udah banyak yang bahas Leonardo, kebanyakan udah pada tahu sepak terjangnya dia juga, jadi ya... gua lebih tertarik bahas kemenangan pihak lain yang mungkin terlewatkan sama orang, padahal sangat menginspirasi. Gua juga pas nonton acceptance speech-nya kagum banget :)

      Bener, ngga semua orang bisa sehebat Pete Docter, dan yang mau take action aja yang bisa. Pete adalah bukti nyata kalo passion yang dikembangkan bisa menghasilkan sesuatu.

      Wah, thanks lho Cha, really, gua juga seneng banget ada nama gua dalam salah satu postingan lo hehe :D
      Yes, you have to be proud of yourself, cause you are a blogger. Menulis emang ngga mudah, dan setiap blogger punya kisah perjuangannya masing-masing dalam menulis postingan. But in the end... proses ngeblog mau ngga mau pasti bikin kita berbeda, secara positif. Ah, tulisan lo enak dibacanya kok Cha, bener. You have your own style of writing :D

      Haha, iya nih, apa aja yang menghasilkan suara indah, akan gua nikmati. Gua bisa ngedengerin EDM, dan kemudian berganti ke country, atau jazz, sesukanya aja hehe. Banyak banget musik bagus di luar sana, Cha :D Gua pun sangat menikmati proses nyari lagu-lagu baru dari genre beragam, jadi makin banyak yang bisa dijadiin mood booster hehe.

      Ya, Alabama Shakes ini band keren, mantep banget. Tahun ini mereka berjaya di Grammy. Sip deh, silakan didengarkan via media apapun, mudah-mudahan musiknya bisa lo nikmati juga :)
      "Omnivora lagu", gua suka istilah ini hehe.

      Hapus
  5. Setelah baca postinganmu yang ini. ada energi positif yang udah kamu tularkan bay.

    aku setuju dengan quote : "jangan merisaukan dulu sejauh mana hasil karya kita akan berkembang, yang paling utama adalah tindakan kita"

    Nice bay :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, thanks Fathur... alhamdulillah kalo lo ngerasa begitu abis paca postingan gua hehe.

      Yap, yang penting adalah tindakan kita. Action is really important, so take action now. Kalo kebanyakan merisaukan ini itu, malah ngga jadi-jadi :p

      Thank you :D

      Hapus
  6. Kayaknya cuma di sini, yang komentarnya bisa dijadiin postingan baru, hehe...

    Suka banget sama kalimat ini : "Yakinlah bahwa hasil tulisan kalian pasti telah membuat perbedaan, setidaknya untuk diri kalian sendiri."

    Yap. Yuk berkarya. Apapun itu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, semua komentar yang masuk sangat gua apresiasi kok :D

      Terima kasih. Iya, kita mesti yakin kalo setidaknya tulisan kita akan membuat perbedaan untuk diri sendiri. Blog adalah media efektif untuk menyalurkan apa yang ada di pikiran :)

      You're right. Mari kita berkarya, apapun itu :D

      Hapus
  7. Saat keadaan sudah mulai membosankan memang perlu sesuatu yang baru agar lebih berkesan. hmm setuju juga dengan kata-kata diatas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Wid, kalo udah bosen sama keadaan dan rutinitas yang membelit, pastinya kan kita butuh sesuatu yang fresh, yang bisa ngebangkitin kita lagi. Kalo akhirnya kita bisa nemu sesuatu yang ternyata mampu ngebuat kita lebih positif, pastinya akan sangat berkesan :)

      Hapus
  8. "Buatlah film, menggambar, menulis. Itu akan membuat dunia menjadi berbeda." Gue suka kalimat itu. SUKA PAKE TELOR. BUKAN, PAKE BANGET.

    INi materi yang dikaikan dari blognya Icha. Ya, gue memang bukanlah blogger yang punya kualitas tulisan sebaik penulis yang sudah punya puluhan karya yang dikenal. Gue hanya blogger yang hanya terus ingin belajar. Ya, meskipun apa yang gue tulis tidak seutuhnya punya manfaat, tapi itulah cerita gue.

    Melalui blog, gue banyak melepaskan rasa amarah yang bersifat positif. Rasa benci yang berubah menjadi karya. Sebelumnya, tak pernah gue pikir akan sampai sejauh ini. Tapi, semua terjadi begitu saja. Gue terus belajar berkarya atas dasar ingin berbagi. Ya, jika itu bermanfaat, sungguh rasa syukur yang patut gue ucapkan.

    2 tulisan dari lo dan ICha sesaat jadi moodboster gue yang masih belajar, ini. Terimakasih kawan. Tetaplah terus berkarya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, thank you. Pidatonya Pete Docter emang keren ya, menggugah semua orang di luar sana yang punya masalah dengan kehidupannya untuk menyalurkan dalam media yang efektif.

      Tenang, ngeblog itu toh untuk menyalurkan apa yang ada di pikiran, dan media blog adalah media yang keren. Seorang blogger sejatinya adalah mereka yang mampu mendesain "ruangan khusus" pikirannya sendiri, dan itu luar biasa banget menurut gua. Setiap tulisan akan memiliki manfaat, setidaknya bagi diri kita :)
      Good, "blogger yang hanya terus ingin belajar" --> gua suka banget nih kalimatnya hehe.

      Nah tuh, amarah bisa disalurkan dalam bentuk positif, dan menulis itu menyehatkan kok. Semua unek-unek bisa dituangkan menjadi sebuah karya, kurang keren apa, coba? :D setiap tulisan pastinya akan melatih kita beropini dan menyuarakan sesuatu.

      Alhamdulillah tulisan gua bisa dijadiin mood booster. Iya, postingan Icha bagus tuh, two thumbs up for her :D
      Terima kasih juga udah berkunjung and comment disini. Sip, mari terus berkarya :)

      Hapus
  9. iya nih, novel saya belum kelar2 nih,,, tertunda udah 2 tahun lamanya,,, hah. saya tambah semangat nih setelah baca artikel bayu, untuk tetap berkarya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, nyelesaiin menulis novel emang butuh perjuangan tersendiri ya, apalagi kalo mandek nyari ide di tengah proses penulisan :p

      Wah, alhamdulillah kalo tulisan gua bisa bikin lo semangat. Come on, teruslah berkarya :D

      Hapus
  10. Blog memang mengubah hidup gue, Bay. Bukan soal udah bisa menghasilkan uang dari blog, tapi karena blog gue jadi bisa belajar menulis dan punya banyak kenalan atau temen. Selama ini sering bingung kalo mau curhat ke siapa. Sejak punya blog, gue bebas curhat apa pun. Mau panjang, mau pendek, mau cuma puisi gak penting, yang penting ide gue bisa dituangkan. Kasihan kepala penuh pemikiran random. Buahaha.

    Oh, jadi Up juga karyanya. Gue kadang nonton film tinggal nonton. Jarang ampe cari tahu sutradaranya. Hehe. :(


    Btw, tiap mau nulis kudu dengerin musik, ya? Gue kadang malah butuh hening supaya bisa lancar. Sesuai apa yang ditulis, sih. Hoho. Intinya, mari berkarya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus Yog, blog emang banyak manfaatnya ya, dan lo udah merasakannya langsung. Nah, itu dia... kadang kita bingung ya siapa kira-kira yang mau dengerin unek-unek di pikiran, tapi tenang aja, para blogger di luar sana akan siap nampung dan baca hasil pemikiran lo Yog, dan hasilnya pasti akan ngebuat lo lebih bersemangat lagi menulis.

      Iya Yog, yang penting ide kita tertuang. Ah, lo kalo nulis mau panjang mau pendek juga tetep aja ngalir lancar kok, enak dibacanya hehe.

      Iya, "Up" karyanya si Pete Docter ini juga. Hebat, ya? Entah imajinasi indah apa lagi yang menari-nari di dalam kepalanya. Pasti ke depannya akan ada karya-karya spektakuler lagi dari dia.
      Hehe, gua kadang kalo nonton film suka penasaran soalnya sama hal-hal teknis di dalemnya, jadi suka kepoin siapa sutradaranya, disadur dari novel mana (kalo ada), atau siapa yang ngebuat musik score-nya, gitu deh hehe.

      Kudu banget Yog, karena musik udah jadi bagian hidup gua haha. Kalo nulis postingan ngga pake musik, malah suka mampet idenya. Justru gua biasanya malah nentuin dulu musik apa yang mau gua dengerin, baru kebayang deretan kalimat apa yang akan gua tuangin hehe :p

      Sip, mari berkarya :D

      Hapus
  11. Sepakat! Mari berkarya!
    Sekecil apapun itu, dunia yang terhampar luas ini tetap membutuhkan karya-karya kecil yang jumlahnya banyak.

    Hm, blog.
    Entah kenapa, mengaktualisasikan diri melalui blog memang men(y)enangkan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah bener banget... dunia yang teramat luas ini tetap membutuhkan karya-karya kecil, yang mana akan melengkapi koleksi karya yang sudah ada. Tidak terbatas dan tidak akan dibatasi.

      Aktualisasi diri ya, itu titik yang belom tentu semua orang bisa mencapainya. So, berbahagialah jika blog bisa menjembatani keinginan tersebut :)

      Hapus
  12. Ini tulisannya penuh motivasi!
    Think positive then positive things will happen.
    If you think it's hard to think positive,
    then it will be hard.
    It's neither easy nor hard.
    It's your choice.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you. I just wanna share what actually comes in my mind, and Pete Docter inspired me.

      It's all about our mind, right? In the end... it's our choice to decide, think postive or think negative.
      "Think positive then positive things will happen" --> love this statement :D

      Hapus
  13. Sama kayak si Pete, saya juga sekarang2 ini jadi anti sosial dan senang menyendiri menulis hal - hal yang mungkin tidak begitu penting bagi orang lain,,Bagi Saya dunia itu telah membuat Saya jadi jauh lebih berbeda, lebih menyenangkan,,, Saya tidak tahu seberapa berpengaruhnya karya saya bagi kehidupan orang lain, tapi yang penting semua itu membuat Saya merasa senang, tidak perduli itu menghasilkan uang atau tidak dan juga tidak perduli dengan opini orang lain tentang kehidupan Saya di dunia blogging....Saya pernah merasa bosa dengan dunia blogging dan saya sempat berfikir bahwa mungkin dunia ini bukanlah dunia Saya,, tapi ketika membaca kutipan pidato si pete,, saya jadi berfikir beda... Saya merasa jadi termotivasi kembali untuk membuat karya,, walaupun tidak sebesar dan sesukses si Pete

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, ternyata begitu...
      Dunia yang terbentuk dari kreatifitas memang tidak dapat ditandingi dengan apapun. Bener, setidaknya karya itu berpengaruh bagi diri sendiri.

      Bosan sudah jadi hal lumrah dalam aktivitas blogging. Sometimes it happened to me too. Alhamdulillah kalo pidato Pete Docter bisa membuat semangat. Mari, tanam terus motivasi itu untuk berbuat lebih baik dalam berkarya. Who knows ternyata akan ada Pete Docter lain dari Indonesia ke depannya? :)

      Hapus
  14. Mampir kesini karena habis baca post nya Icha. Baru pertama kesini, salam dulu Assalamualaikum, mas Bay.

    Ya ini lah seninya blogwalking,prosesnya seru. Siapa sangka aku dapet mitivasi baru buat terus ngblog gara2 gak sengaja baca post ini.

    Bikin sesuatu emang buat diri sendiri, kalau pun orang lain ikut terinspirasi karena karya kita, itu bonus.

    Mau komen apa lagi tadi lupa.hee..

    Btw postinganmu ciamik, mz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, senangnya ada yang mampir kesini. Gua harus berterima kasih banget sama Icha kalo begini hehe. Wa'alaikum salam, Tomi. :D (panggil gua "Bayu" aja juga ga apa-apa).

      Hehe, sip. Blogwalking emang seru ya, kita ngga akan nyangka apa yang bisa kita dapet. Alhamdulillah kalo postingan ini bisa memotivasi lo untuk terus ngeblog.

      Nah bener nih... ciptakan sesuatu dari "hati", untuk kebahagiaan diri sendiri, insya allah ke depannya akan bermanfaat buat orang lain juga.

      Wah, thanks banget Tom :D
      Thanks juga ya udah mampir kemari.

      Hapus
  15. Mantap pidato'a Pete
    Ekh bukan'a Pete itu lalapan yah? yang abis dimakan mulut jadi bau :v

    ComfortZone itu semacan zona apa? masih termasuk FriendZone, BrotherZone, PHPZone?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yo'i, mantap banget emang pidatonya si Pete.
      Hahaha, bisa aja Chisana. Itu mah pete, temennya jengkol :D (nama-nama bule kadang suka aneh-aneh sih ya? Haha).

      Well, comfort zone itu semacem... ya, zona nyaman. Pokoknya zona yang bikin kita ngga mau keluar dan menantang sesuatu baru yang seharusnya mengarah ke perubahan positif. Haha. Dalam kasus gua, kagak ada hubungannya sama friend zone, brother zone, apalagi PHP zone :D Udah, ngga usah disangkut-sangkutin ke sana, ntar ujung-ujungnya malah pada baper :p

      Hapus
  16. manggut manggut baca tulisan ini.
    Terlebih lagi tertohok ketika baca quotes "You are what you do, not what you say you'll do" -- C. G. Jung

    Iya kadang kita lebih banyak maunya, mau ini mau itu tapi cuma OMDO. do nothing at the end.

    makanya aku males nulis resolusi awal tahun di blog, untuk tahun ini. Nanti aja aku tulis pas akhir tahun kalau udah kesampaian, bir gak omdo hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, quotesnya C. G. Jung keren ya, menegaskan bahwa action jauh sangat penting ketimbang apa yang cuma bisa diucapkan lewat lisan.

      Yap, begitulah... hal itu kadang mengganggu gua juga sih haha. Mau ini itu, tapi di tengah jalan (atau malah belom mulai sama sekali), ada aja yang menghalangi prosesnya. Well, semoga kita bisa lebih memegang teguh apa yang sudah kita ucapkan ya :)

      Resolusi sebenernya hal yang bagus kok, sepanjang kita bisa konsisten ngejalaninnya. Meski ngga lo tulis di blog, at least udah ditanemin di otak kan, untuk di-review lagi di akhir tahun :D

      Hapus
  17. Baca tulisan ini gue jadi terinspirasi buat terus berkarya.

    Bayu, blognya udah gue follow, ditunggu ya follow backnya.

    Salam kenal
    Agung Kharisma
    Daily Blogger Pro

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalo jadi terinspirasi. Gua seneng banget bacanya hehe.

      Oke sip, thanks Gung, blog lo juga udah di-follow.

      Salam kenal. Thanks juga udah mampir kemari :D

      Hapus
  18. pidato-pidato orang luar tentang penhargaan yang berhasil merka raih kayak di ajang oscar itu memang keren. biasanya selain penuh dengan emosi, pidatonya penuh juga dengan hal yang menginspirasi. totally agree, kalau kekuatan para blogger adalah di dunia tulis menulis. dan jangan pernah takut.. karena masa depan tergantung kepada kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Jev, bener banget. Kalo ada acara-acara penghargaan luar negeri, apalagi yang besar, biasanya banyak penerima penghargaan yang bener-bener menyampaikan pidato kemenangan dengan luar biasa. Acara Oscar salah satunya, dimana banyak talenta-talenta berbakat di dunia perfilman yang dengan senang hati menyampaikan banyak pesan bermuatan positif.

      Yes, the power of writing. Jangan pernah takut, setuju banget. Our future depends on us :D

      Hapus
  19. pada paragraf ke-5 dari bawah saya terharu dengan perjuangan anda yang semula tidak memiliki blog dan akhirnya bisa sampai sekarang. semangat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, begitulah nasib gua dulu, Sal. Yah, meskipun sekarang ngga lantas berubah banyak, at least sudah merasakan dampak positif akibat blog. Entah gimana jadinya kalo gua ngga nyemplung ke dunia blog hehe.

      Sip, semangat juga! Happy blogging :D

      Hapus
  20. bener2 perjuangan yang sangat memuaskan

    BalasHapus
  21. Wow banget, banyak kutipan-kutipan lengendaris

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, thanks dibilang "wow", semoga aja kutipan-kutipannya bisa dijadikan bahan perenungan :D

      Hapus
  22. Inspiring banget isi pidatonya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget Mba Indi, gua sangat sangat terinspirasi dari pidato kemenangannya Pete Docter, bukti nyata bahwa membuat sebuah karya itu akan menjadikan perbedaan, setidaknya bagi diri pribadi. :)

      Hapus
  23. dari SD nulis diary itu ttg kejadian sehari2, udh jadi kebiasaan buatku :).. ga suka aja curhat ama temen2 ato ortu, krn takut bukannya didengerin, malah diketawain ato lbh parah diomelin kalo udh nulis2 ttg cowo misalnya ;p.. jadi mending nulis di diary deh.. lama2 kebawa jd nulis di blog..walopun skr isi blog udh ga ttg kejadian sehari2, krn aku pikir lbh enak kalo nulis yg bertema.. niche gitu :D.. soalnya dipikir, suami juga ga suka kalo aku nulis ttg kejadian sehari2, krn takutnya kalo ada masalah pribadi jd kebuka di publik :D..

    kalo buatku sndiri sih, nulis itu kyk terapi jiwa.. lagi stress, lg BT, lagi sebel ama org, biasanya pelampiasanku cari restoran baru yg blm prnh didatangin, trs tulis reviewnya di blog :D.. abis nulis gitu, lgs plong perasaan ;).. g ada niat utk cari duit dari sini sih, krn buatku, blog hanya utk nyalurin hobi dan menuangkan semua pengalaman2 traveling, secara ya aku pelupa berat ;p.. kalo ditulis di blog ginikan, suatu saat perlu ato mau ksh info ttg traveling ke temen, udh ada arsipnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Mba Fanny, zaman dulu diary itu udah lengkap banget jadi pegangan orang-orang yang terbiasa curhat tapi ngga mau curhatnya ke orang lain. Sekarang medianya bergeser ke ranah teknologi, alias media sosial, atau yang lebih bergengsi: ngeblog.

      Isi blog saya juga tadinya mau niche Mba, terkait tema tertentu, tapi apalah daya, saya cuma mampu nuangin opini saya terkait hal-hal sehari-hari (jadi deh ngarahnya ke personal blog). Kalo blog traveling & kulinernya Mba saya akuin emang keren deh :D

      Ah, kalo traveling & food blogger begitu ya jenis kebahagiaannya, nemu restoran or lokasi keren, dituangin di blog, udah bisa bikin plong. Kalo saya berarti semua kekusutan di pikiran, akan jadi plong kalo bisa dituangin di blog ini.

      Iya Mba, saya juga membuat blog untuk menyalurkan hobi, dan ternyata manfaat yang didapat sangat berharga.

      Nah keren nih, nulis sebagai reminder, jadi kalo someday butuh flashback memory, bisa buka-buka blog sendiri ya :)

      Hapus
  24. Artikel mas Bayu ini bikin semangat jadi BERTAMBAH dihari senin pagi ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, terima kasih Mas, alhamdulillah kalo tulisan saya ini bisa dijadikan penyemangat :)

      Terima kasih juga ya udah mampir kemari.

      Hapus
  25. sangat memotivasi!
    mudahan selepas baca nih bisa teteup semangat berkarya, dalam hal apapun yang penting baik dan bermanfaat, meskipun dari hal-hal yang kecil dan sangat sederhana..
    nice post bro! :jempol:

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalo bisa memotivasi :)

      Iya bro, jangan pernah berhenti berkarya, karena apapun karya yang kita buat, dengan sendirinya kita telah membuktikan kepada dunia bahwa kita bukanlah manusia-manusia yang terstruktur mengikuti aturan umum, diam tanpa menghasilkan. Kita adalah manusia yang diberi akal bebas untuk berkarya, untuk menyuarakan sesuatu, dan membuat perbedaan, setidaknya bagi diri sendiri.

      Terima kasih :D

      Hapus

 

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.